Kamis, 08 April 2010

teknik cepat atasi komputer mati mendadak

3 komentar:

  1. silahkan yang mau tanya-tanya tentang masalah komputer anda

    BalasHapus
  2. Tidak ada hal yang lebih menyebalkan selain saat menulis blog, komputer tiba tiba hang dan berjalan kayak siput. Selain menghabiskan waktu dengan percuma, kondisi ini juga membuat mood menulis menjadi berantakan.

    Berbeda saat komputer baru saja dibeli. Kita tidak usah menunggu lama untuk sekedar membuka suatu program. Semua berjalan dengan cepat dan terbuka lancar hanya dengan sekali hentakan klik mouse.

    Mengapa semua itu bisa berubah?

    Salah satu penyebabnya adalah tertumpuknya sampah di registry Windows. Registry Windows menjadi semacam tong sampah dari ratusan bit data yang tidak berguna. Ketika sistem operasi Windows dijalankan, secara otomatis ia akan memanggil semua bagian dari sistem registry termasuk sampah tadi. Bisa dibayangkan berapa waktu yang dibuang percuma untuk sekedar memanggil data sampah yang ada di registry.

    Sampah yang tertimbun di registry bisa berasal dari proses uninstall program yang tidak sempurna, driver yang sudah mati alias tidak dipergunakan lagi, virus, spyware dan program lain yang berjalan dibalik layar yang tidak jelas manfaatnya.

    Apakah registry Windows itu?

    Sejak Windows 95 diluncurkan, sejak saat itu pula Windows berjalan menggunakan registry. Di dalamnya berisi data data yang diperlukan sistem operasi Windows untuk menjalankan komputer. Selain itu, registry juga berisikan perintah perintah yang dibuat oleh pengguna komputer yang menginginkan komputer berjalan sesuai dengan kehendak pengguna. Ketika registry ini sudah dipenuhi oleh sampah yang tidak berguna maka Windows akan berjalan lambat dan bahkan bisa tidak berjalan sama sekali.

    Bagaimana caranya mengatasi semua masalah tersebut?

    Jawabannya adalah dengan membersihkan registry Windows anda dan membuang semua sampah yang ada disana. Anda bisa melakukan secara manual dengan menggunakan regedit yang disediakan oleh Windows. Sayangnya program ini sangat tidak cocok untuk pengguna awam sebab informasi yang ada di dalamnya sangat terbatas. Salah menghapus registry malah bukan perbaikan performa yang anda dapatkan melainkan Windows anda tidak akan bisa berjalan lagi.

    Jika anda tidak yakin menggunakan program bawaan Windows diatas, anda bisa menggunakan program pembersih registry yang banyak bertebaran di jagat maya. Ada yang gratis dan dipergunakan selamanya, ada pula yang mengharuskan kita merogoh kocek untuk menjalankannya. Dengan menggunakan program ini, anda tidak usah terlalu memahami kunci kunci yang ada pada registry Windows, program pembersih registry akan melakukan semuanya secara otomatis. Anda tinggal meng-klik OK dan Finish. :)

    Saya sudah mencoba beberapa program pembersih registry dan rata rata mereka mempunyai fungsi yang relatif sama. Tidak ada nilai tambah yang berarti pada program berbayar bila dibandingkan dengan yang gratisan. Yang penting semuanya mampu membuang registry sampah yang menganggu performa komputer secara menyeluruh.

    Program pembersih registry yang baik terlebih dahulu akan melakukan backup atau menyarankan anda untuk melakukan backup registry. Setelah itu, ia akan mulai membersihkan sampah registry sampai ke akar akarnya termasuk file yang terfragmen, driver yang sudah mati, shortcut yang tidak berguna, direktori yang salah, font yang salah, spyware dan program yang tidak berguna lainnya.

    Pemecahan komputer lambat dengan membersihkan registry merupakan salah satu solusi dari banyak penyebab komputer lambat jadi seandainya komputer anda masih terasa lambat meskipun registry sudah dibersihkan maka anda harus mencari penyebab lain dari kelambatan itu.

    BalasHapus
  3. Sedang asik pakai komputer, eh tiba-tiba Komputer Mati Mendadak :(( Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan, sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. Komputer yang mati/ hang sebelum masuk ke sistem operasi bisa penyebabnya bisa bermacam-macam. Berikut Tips yang sudah pernah saya praktekkan dan hampir selalu berhasil. Pilih yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, atau lakukan secara bertahap.

    * Cek Kabel, mulai dari Kabel yang masuk ke UPS/Stabilizer, kabel Power ke Monitor, kabel Monitor ke CPU dan kabel yang masuk ke Komputer. Pastikan pemasangannya telah sesuai dan kencang, serta arus listriknya ada dan cukup.
    * Jika terdapat CD-ROM / DVD-ROM dan bisa dibuka/tutup, maka kemungkinan permasalahan ada di komputer (CPU), mulai dari kabel power yang masuk ke motherboard atau motherboard itu sendiri, cek pemasangan kabelnya.
    * Jika dua langkah diatas sudah dicek, dan masih belum menyala, matikan komputer dan Reset BIOS di Motherboard. Caranya bisa dilihat di buku panduan motherboard, dan cari menu Reset BIOS. Biasanya untuk mereset BIOS dapat dilakukan pada Jumper 1 (JP1). Disana ada 3 pin, yang 2 diantaranya dihubungkan dengan sebuah konektor kecil. Untuk mereset, tinggal melepas dan memasang di 2 pin yang satunya. Misalnya 3 pin tersebut 1,2,3 dan pin 1 dan 2 sudah terhubung, maka untuk mereset tinggal melepas dan memasang di pin 2 dan 3. Biarkan sekitar 30 detik atau lebih kemudian kembalikan seperti semula. Nyalakan komputer.
    * Baterai CMOS dan Reset Switch. Jika BIOS telah di reset dan masih tidak menyala, coba lepas Baterai CMOS, yang ada di motherboard. Diamkan sekitar 1 menit, kemudian dipasang kembali dan nyalakan komputer. Jika baterai sudah cukup lama, lebih dari 3 tahun, ada baiknya diganti dengan yang baru. Apalagi jika jam di komputer sering tidak cocok.
    * Jika kipas Processor / VGA berputar, tetapi komputer masih belum menyala, maka kemungkinan ada yang tidak beres dengan BIOS motherboard atau Motherboard memang sudah rusak. Mungkin BIOS perlu di Update, tetapi sebelum update, komputer harus bisa menyala (masuk BIOS) terlebih dahulu. Untuk melakukan hal itu, coba lepas kabel Hardisk, CD-ROM, Floppy. Kemudian, lepas Memori komputer (RAM) dan ganti di slot yang lain atau gunakan memori komputer lain. Hal ini mungkin harus diulangi sampai beberapa kali, hingga ada tanda-tanda kehidupan.
    * Jika CPU sudah kelihatan bekerja, hardisk berputar dan lampu led CPU berkedip-kedip tetapi monitor tidak ada tampilannya, maka kumungkinan VGA ( Kartu Grafis) komputer yang bermasalah. Coba ganti dengan VGA lain atau cek VGA tersebut di komputer lain (Hal ini jika VGA tidak jadi satu dengan motherboard).
    * Jika dengan semua langkah diatas, komputer juga belum menyala, mungkin komputer perlu di service orang yang lebih ahli. Untuk mengetahui lebih detail permasalahan motherboard atau ingin menjadi teknisi, sebaiknya membeli sebuah alat khusus yang disebut PC Analyzer, yang memang dirancang untuk mengetahui kerusakan motherboard.

    BalasHapus